Upaya Hukum Banding Terhadap Putusan Verstek Yang Diajukan Oleh Pihak Tergugat Dikaitkan Dengan Asas Kepastian Hukum Dalam Tinjauan HIR/RBG

Sherly Ayuna Putri(1), Achmad Syauqi Nugraha(2),


(1) Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
(2) Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
Corresponding Author

Abstract


The verdict of Verstek is the ruling that where the defendant, although called legitimately, does not come on a given day, and does not tell others to be facing his deputy, the claim is accepted with a decision without the presence (Verstek). Resistance is a legal effort against the verdict that was dropped outside the presence of the defendant. Essentially the resistance was provided for the defendant who (in general) was defeated. The Verzet is governed in article 125 paragraph (3) and 129 HIR, article 149 clause (3) Jo. 153 RBg. The research method which is conducted in this study is normative juridical research that emphasizes on the science of law and conduct an inventory of positive law relating to the effectiveness of statutory regulations in the fi eld of legal and descriptive analytical describing and analyzing the problems based on the legislation governing the law of civil proceedings regarding the legal efforts of Verstek decision. Based on the results of the study obtained fi rst problem of Verstek decision to be fi led by the defendant on the decision of the District Court of Bale Bandung Case Number: 37/PDT. G/2018/PN. BLB and the state court ruling of the Simalungun case number: 36/PDT. G/2013/PN. LICENSE does not conform to the norm in article 125 HIR and section 149 RBg. The two remedies that can be done by the plaintiff or the appeal is to apply for the appeal with the reasons set out in article 30 paragraph (1) of Law No. 5 of 2004 concerning the Supreme Court, among other things relating to the judge is not authorized or exceeds the limits of authority and or wrong in implementing or violating applicable laws.

Keywords


appeals; remedies; verstek;verzet

References


A.Rasyid, Roihan, 2003, Hukum Acara Peradilan Agama, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Bisri, Cik Hasan, 1998, Peradilan Agama di Indonesia, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Darmodihardj, Darji, 1996, Penjabaran Nilai-nilai Pancasila Dalam Sistem Hukum Indonesia, Radja grafindo Persada, Jakarta.

Fadjar A, Mulyadi, 1996, Tuntutan Provisionil Dalam Hukum Acara Perdata, Djambatan, Jakarta.

Fakhriah, Efa Laela, 2011, Bukti Elektronik Dalam Sistem Pembuktian Perdata, edisi ke 2, Alumni, Jakarta.

Gautama, Sudargo, 1994, Contoh-Contoh Kontrak, Rekes, dan Surat Resmi Sehari-hari Jilid I, Citra Aditya Bakti, Bandung.

Hanitijo Soemitro, Roni, 1998, Metode Penelitian dan Jurimetri, Ghalia Indonesia, Bandung.

Harahap, Yahya, 2005, Hukum Acara Perdata Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan, Sinar Grafi ka, Jakarta.

Helmi Juni, Efran, 2012, Filsafat Hukum, Cetakan Ke-1, CV Pustaka Setia, Bandung.

Kelsen, Hans, 2008, Dasar-Dasar Hukum Normatif, Cet.1, Nusa Media, Bandung.

Kusumaatmadja, Mochtar, 2006, Konsep-konsep Hukum Dalam Pembangunan, Alumni, Bandung.

Muhammad, Abdulkadir, 1992, Hukum Acara Perdata Indonesia, Cetakan V Alumni, Bandung.

Mahmud Marzuki, Peter, 2012, Pengantar Ilmu Hukum, Cetakan Ke-4, Kencana Prenada Media Group, Jakarta.

Makarao, Moh. Taufi k, 2004, Pokok-Pokok Hukum Acara Perdata, Cet 1, PT.Rineka Cipta, Jakarta.

MD, Moh.Mahfud, 2010, Konstitusi dan Hukum dalam Kontroversi Isu, Rajawali Pers, Jakarta.

Mertokusumo, Sudikno, 2009, Hukum Acara Perdata Indonesia, Liberty, Yogyakarta.

Mukthie, 2013, Teori-Teori Hukum Kontemporer, Cetakan Ke-1, Setara Press, Malang.

Rato, Dosminikus, 2010, Filasafat Hukum Mencari dan Memahami Hukum, PT Presindo, Yogyakarta.

Sarkadi, Pamadi, 2007, Sistem Hukum Indonesia, Universitas Terbuka, Jakarta.

Sarwono, 2011, Hukum Acara Perdata Teori dan Praktik, Sinar Grafika, Jakarta.

Soepomo, R., 2004, Hukum Acara Perdata Pengadilan Negeri, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

Soeparmono, 2005, Hukum Acara Perdata Dan Yurisprudensi, Mandar Maju, Bandung.

Soeroso, R., 2011, Hukum Acara Perdata HIR, Rbg, dan Yurisprudensi cet. 2, Sinar Grafi ka, Jakarta.

Supramono, Gatot, 1993, Hukum Pembuktian di Peradilan Agama, Alumni, Bandung.

Surachman, Winarno, 1999, Pengantar Ilmu Dasar dan Teknik, Tarsito, Bandung.

Syahrani, Riduan, 2009, Buku Materi Dasar hukum Acara Perdata, Citra Aditya Bakti, Bandung.

Wulan Susanto, Retno dan Oeripkartawinata, Iskandar, 2005, Hukum Acara Perdata dalam Teori dan Praktek, Mandar Maju, Bandung.

Peraturan Perundang-undangan

HIR (Herzien Inlandsch Reglement)

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

RBg (Rechtreglement voor de Buitengewesten)

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Hasil Amandemen Keempat.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1947 Tentang Peraturan Peradilan Ulangan di Jawa dan Madura

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 14 Tahun 1985 Tentang Mahkamah Agung

Jurnal

Anita Afriana, Jurnal Hukum Acara Perdata ADHAPER, vol. 1, No. 1, 2015.

Syafruddin Kalo, Penegakan Hukum Yang Menjamin Kepastian Hukum dan Rasa Keadilan masyarakat, Suatu Sumbangan Pemikiran. Makalah Disampaikan Pada Pengukuhan Pengurus Tapak Indonesia Koordinator DaerahSumatera Utara”, Pada Hari Jum’at, 27April 2007.

Sumber Lain

Putusan Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung, Perkara No.37/Pdt.G/2018/PN.Blb.

Putusan Pengadilan Negeri Simalungun, Perkara No.36/Pdt.G/2013/PN.Sim.

Putusan Pengadilan Tinggi Bandung, Perkara No.381/Pdt/2018/PT.BDG.

Putusan Pengadilan Tinggi Medan, Perkara No.178/Pdt/2014/PT.Mdn.

Hasil Wawancara

Wawancara Dengan M. Ely Mariani, Jabatan Hakim Tinggi, Pengadilan Tinggi Bandung, Di Bandung, Pada Hari Senin, 26 Agustus 2019.


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 29 times
PDF Download : 6 times

DOI: 10.36913/jhaper.v6i1.105

Refbacks

  • There are currently no refbacks.