Penyelesaian Sengketa Hak Atas Logo (Suatu Kajian Overlapping Hak Cipta dan Merek)

Muchtar A H Labetubun(1*)

(1) Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon
(*) Corresponding Author
Abstract views : 32 | views : 10

Abstract


Berlakunya UndangUndang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta menentukan bahwa logo tidak dapat dicatatkan sebagai karya cipta, sehingga mengakibatkan karya cipta berupa logo tidak mendapatkan petikan resmi atas ciptaannya, maka perlindungan karya cipta atas suatu logo akan terancam sehingga berpontensi dibajak atau ditiru oleh orang lain. Sedangkan menurut Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografi s bahwa, Merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafi s berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 (tiga) dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa. Perbedaan pengaturan perlindungan hak atas Logo dalam Hak Cipta maupun Merek tersebut maka terjadi tumpang tindih (Overlapping) antara Hak Cipta dan Merek terkait dengan suatu karya Logo dalam praktek menghasilkan interpretasi. Penyebabnya karena kurangnya pemahaman mengenai perbedaan antara perlindungan hak cipta dan merek sehingga menimbulkan sengketa hak atas suatu Logo.


Keywords


Logo; Overlapping; Penyelesaian Sengketa.

Full Text:

PDF

References


Goldstein, Paul. 1997, Hak Cipta: Dahulu, Kini dan Esok, YOI, Jakarta.

Media, Tim Visi. 2015, Panduan Resmi Hak Cipta, Visi Media, Jakarta.

Simanjuntak, Yoan Nursari. 2005, Hak Desain Industri (Sebuah Realitas Hukum dan Sosial), Srikandi, Surabaya

Jurnal

Sardjono, Agus. “Titik Singgung Perlindungan HKI: Hak Cipta, Merek, dan Desain Industri”, 2012, Volume 1, Nomor 1, Jurnal Hak Kekayaan Intelektual.

Talib, Idris. “Bentuk Putusan Penyelesaian Sengketa Berdasarkan Mediasi”, 2013, Volume I, Nomor 1 Jan-Mrt, Jurnal Lex et Societatis. Labetubun,

Muchtar A H. “Aspek Hukum Perlindungan Desain Industri kerajinan Kerang Mutiara Dalam Pemberdayaan Usaha Kecil Di Kota Ambon”, Bulan April – Juni 2011, Volume 17 Nomor 2, Jurnal Sasi.

Labetubun, Muchtar A. H. “Perlindungan Hukum Desain Industri Di Dunia Maya (Kajian Overlaping antara Hak Cipta Dengan Hak Desain Industri)”, Bulan Oktober – Desember 2011, Volume 17, Nomor 4. Jurnal Sasi.

Peraturan Perundang-Undangan

Undang Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Undang

Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geograf

Sumber Lain

Penegakan Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik, www.mahfudmd.com, Diakses pada 17 Februari 2018.

LINK. Diakses pada 17 Februari 2018.

LINK Diakses pada 17 Februari 2018.

LINK, Diakses pada 17 Februari 2018.




DOI: https://doi.org/10.36913/jhaper.v5i1.93

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License

ADHAPER: Jurnal Hukum Acara Perdata (ISSN: 2442-9090 | e-ISSN: 2579-9509) by jhaper.org under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

ADHAPER: Jurnal Hukum Acara Perdata
Kantor Redaktur Pelaksana
Departemen Hukum Perdata
Fakultas Hukum Universitas Airlangga
Gedung A, Lt. 2, Ruang 210
Jl. Dharmawangsa Dalam, Surabaya 60286
Tel. +62 31 5023151 Ext. 148, Fax. +62 31 5020454, e-mail. jurnal.adhaper@gmail.com

Adhaper has been indexed by:

 

 

website statistics View My Stats